Jumat, 24 Februari 2012

Terkadang Sahabat


Hari ini, berkat keisenganku, aku menjadi tahu akan satu hal. Ketika seseorang berkata kau dapat menjadi dirimu sendiri ketika kau bersama sahabatmu, itu tidak selamanya benar.  Menurutku tidak juga, bahkan terkadang mereka lebih menginginkan kau bertopeng. Bertopeng sesuai dengan apa yang mereka inginkan.
Bertopeng? bukankah itu sangat melelahkan. Jika bersama sahabat pun kau tak dapat menjadi dirimu sendiri, dimana letak perbedaan antara sahabat dengan teman? Jika bersama sahabat pun tak membuat aku bernafas lega, apa perbedaan teman dengan sahabat? Aku hampir tidak dapat melihat perbedaan itu sekarang.
Apakah tidak cukup tahu dengan tahu. Apakah tidak cukup hanya saling mengerti dan memahami. Dan apakah jika aku tak berubah maka kau akan pergi sahabat?
Tak ada pilihan lain selain menjadi apa yang kau ingini. Tak ada pilihan lain sampai akhirnya Dia berkata,
A : “Sepertinya kau telah berubah ve.”
B : “Aku hanya mencoba memakai topeng yang kau ingini.”
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar